Uncategorized

Masalah VGA SiS Mirage & Mencicipi BlankOn 7.0 (Pattimura)

Sempat punya pandangan bahwa distro Linux yang paling stabil dan dapat dipasang di semua mesin adalah Ubuntu. Dari pengalaman, saya memang selalu berhasil beberapa kali melakukan instalasi di berbagai jenis komputer/laptop. Akan tetapi, semenjak saya memakai laptop Axioo Neon CLW keluaran tahun lalu, belum pernah sekali pun berhasil melakukan instalasi Ubuntu. Di paket pembelian laptop tersebut sebenarnya juga sudah disisipi dengan DVD salah satu distro Linux, namanya KliX. KliX adalah salah satu turunan Mandriva.

Setelah ditelusuri, VGA laptop saya ternyata memiliki jenis Sis Mirage yang pada kenyataanya agak rewel dengan varian-varian Ubuntu, di masalah grafisnya. Dulu pernah beberapa kali mencoba melakukan instalasi Ubuntu 11.10, tapi ketika Live CD dimasukkan, masuk ke halaman Live Demo saja kadang bisa kadang tidak. Saya kira yang rusak adalah CD instalasinya, tetapi setelah tiga kali burning distro Ubuntu 11.10, hasilnya sama saja. Hingga pada akhirnya menyerah dan terpaksa menggunakan Mandriva 2011.

Di forum-forum open source dikatakan juga bahwa sebenarnya ada driver khusus Ubuntu yang diciptakan untuk mengatasi masalah tersebut. Namun, berdasar testimoni beberapa pengguna, penggunaan driver tersebut sepertinya tidak sempurna, masih ada kekurangan seperti 2D acceleration limited, no 3D limited OpenGL support, dan kadang-kadang untuk memutar video pun jelek.

Tampilan Mandriva 2011 yang berbasis KDE terasa berat di laptop, sehingga membuat saya tidak betah. Tidak ada masalah dengan tampilan, tetapi kadang sering lag ketika berpindah dari satu window ke window yang lain. Kekurangan yang lain adalah repo yang kurang lengkap, codec tidak berjalan sempurna (suara tidak keluar saat memutar video), dan proses update yang membingungkan. Aplikasi yang sudah termasuk dalam bundling cukup lengkap, karena file iso-nya sendiri berukuran 1,6 GB. Setting modem broadband pada distro ini tidak susah. Saya sudah mencoba dengan modem Huawei dengan kartu Esia, hanya perlu sedikit setting (mengisi parameter modem), kemudian internet dapat sukses berjalan sebagaimana mestinya.

Suatu hari saya iseng mencoba mencari tahu dengan bertanya pada seorang pakar Linux di Twitter. Akhirnya mendapat pencerahan dari seorang stalker yang memberi tahu bahwa distro BlankOn 7 (Pattimura)sudah mendukung laptop/komputer dengan tipe VGA Sis Mirage. Saya pun akhirnya mencoba distro tersebut.

BlankOn sendiri merupakan distro Linux karya anak negeri, dimana setiap versi rilisannya diberi kode nama ciri khas budaya Indonesia. Misalnya kode rilis secara berurutan seperti Konde, Lontara, Meuligoe, Nanggar, Ombilin, Pattimura, Rote. Nama BlankOn sendiri diambil dari nama “blangkon”, yang bisa merujuk pada topi khas Jawa. Namun, secara filosofis BlankOn berarti Blank=0 dan On=1, merepresentasikan biner dalam kode digital. Versi rilisan stabil terakhir saat tulisan ini dibuat adalah versi 7.0 Pattimura yang rilis tepat pada tanggal 17 Agustus 2011, Hari Kemerdekaan RI ke-66. Untuk versi 8.0 Rote, kabarnya akan rilis sekitar bulan Juli 2012.

Tampilan Desktop BlankOn 7.0 Pattimura (Unity) dengan Panel Menu

Pikir saya ketika pertama kali mendengar BlankOn adalah produk lokal, mungkin hasilnya tidak sehebat Ubuntu. Sekilas bentuk tampilan frame window aplikasi mirip Ubuntu, karena memang produk turunan Debian > Ubuntu > BlankOn. Beberapa aplikasi yang sudah disertakan di paket rilis BlankOn 7 Pattimura ini yaitu sebagai berikut :

  • LibreOffice 3.3.2 (paket aplikasi perkantoran, pengolah kata, angka, presentasi, drawing, dsb.)
  • Pidgin 2.9.0 (chatting client)
  • Chromium Browser 14 (internet browser)
  • Brasero 2.32.1 (aplikasi untuk mem-burn CD/DVD)
  • Exaile 0.3.2.1 (aplikasi pemutar musik)
  • PiTiVi 0.13.5 (aplikasi editor video)
  • Cheese 2.32.0 (mengambil gambar/video melalui webcam)
  • GIMP 2.6.11 (aplikasi pengolah grafis vektor)
  • Inkccape 0.48.1 (aplikasi pengolah foto/gambar)
  • Shotwel 0.10.1 (aplikasi manajemen foto/image/gambar)
  • GEdit 2.30.4 (aplikasi teks editor)
  • Stardict 3.0.1 (kamus bahasa Indonesia – Inggris)

Salah satu fitur unik dari versi rilis BlankOn 7 ini adalah mendukung enam jenis Aksara Nusantara yaitu aksara Bugis, Batak Toba, Bali, Sunda, Rejang dan Jawa. Aksara-aksara ini adalah aksara khas daerah yang terdapat di daerah Indonesia. Aksara Rejang dan Jawa merupakan penambahan terbaru di versi ini. Penjelasan beberapa fitur khusus yang lain versi BlankOn 7 ini dapat dilihat pada tautan BERIKUT!. Selamat Mencoba.