Teropong

Mengapa Bounce Rate Alexa & Google Analytics Memberikan Hasil yang Berbeda?

Bagi Anda yang terbiasa mengamati lalu lintas trafik situsweb yang sedang dikelola, seringkali mendapati nilai bounce rate yang diberikan oleh Alexa dan Google Analytics menunjukkan hasil yang berbeda. Saya pun merasa demikian.

Saya sering mendapati jika pada Google Analytics nilai bounce rate 9%, tetapi pada Alexa nilainya justru ada pada level 48% atau lebih. Bahkan selama ini belum pernah menyaksikan nilai bounce rate pada Alexa di bawah 30%. Untuk situsweb sekelas Google.com, nilai bounce rate-nya ada pada kisaran 36%.

Setelah dicari tahu kesana kemari, ternyata metode yang digunakan GA dan Alexa memang berbeda. GA menggunakan data secara real time untuk mengukur nilai bounce rate. Sedangkan Alexa menggunakan data 3 bulan terakhir untuk menghitung nilai bounce rate. Alexa juga hanya menghitung berdasarkan jumlah user yang memasang Alexa Toolbar pada browser mereka.

Dari penjelasan tersebut bisa dipahami jika GA memberikan hasil yang lebih akurat dan real time ketimbang perhitungan Alexa. Alexa tidak bisa disalahkan dengan metode perhitungan yang demikian. Keduanya sama-sama menggunakan rumus yang sama, tetapi berbeda dalam hal waktu dan sampel data yang digunakan.

Apa itu Bounce Rate (Rasio Pentalan)?

Bounce rate diartikan sebagai jumlah dalam bentuk persentase pengunjung yang membaca satu halaman dalam waktu tertentu. Nilai persentase bounce rate diperoleh dengan rumus: jumlah user yang hanya mengunjungi satu halaman tertentu dibagi dengan jumlah keseluruhan user pada waktu yang sama. Untuk memperoleh nilai presentase, hasil pembagian tersebut dikalikan dengan 100%.

Jadi, semakin kecil nilai bounce rate berarti jumlah user yang mengunjungi lebih dari satu halaman web menjadi semakin besar. Artinya, seorang user dalam sekali kunjungan tidak hanya melihat/membaca satu halaman, tetapi ia juga masih sempat masuk ke halaman lain melalui hyperlinks, menu, atau thumbnail artikel yang ada di halaman yang diakses pertama kali.

Untuk memberikan ilustrasi yang lebih jelas mengenai bounce rate, Anda bisa menyaksikan video berikut:

Apakah nilai persentase bounce rate yang kecil berarti web tersebut dikatakan bagus? Belum tentu. Simak penjelasannya di artikel ini.