Uncategorized

10 Album yang Harus Ada di Dalam Playlist

1. Oasis – What’s The Story (Morning Glory)? (1995)

Oasis - What's The Story (Morning Glory)? (1995)Bagi penggemar musik Britpop, mendengar album ini hukumnya WAJIB. Waktu pertama kali suka album ini karena ada lagu “Don’t Look Back in Anger”. Damn! setelah dicermati baik-baik satu per satu lagunya, album ini menurutku masterpiece kebangkitan Britpop di tangan Liam, Noel, dkk. Lagu-lagu yang tetep asyik didenger sambil melihat bintang malam ini, coba simak “Wonderwall”, “Some Might Say”, “Champagne Supernova”, & “Cast No Shadow”.

 

 

—————————————————————————————————————————————————————————-

2. Superman Is Dead – Angels and The Outsiders (2009)

Superman Is Dead - Angels and The Outsiders (2009)Badan saya langsung tegap waktu mendengar “Kuat Kita Bersinar”, lagu yang terpaksa dijadikan single karena liriknya yang berbahasa Indonesia. SID di album ini mengangkat tema pemberontakan terhadap ranah sosial, tanah air, dan lingkungan. Alasan suka album ini adalah karena sound-nya lebih baik ketimbang album-album SID sebelumnya, lebih nyaman di telinga, serta lebih dewasa menyikapi arti “PUNK”. Track-track favorit : “Saint of My Life”, “Luka Indonesia”, “We are The Outsiders”, “Menuju Temaram”, “Jika Kami Bersama”, dan “Pulang”.

 

—————————————————————————————————————————————————————————-

3. Superglad – Cinta dan Nafsu (2011)

Entah kenapa saya jadi suka sama band yang punya awalan “SUPER”. Haha! Gak ada hubungannya sebenarnya, cuma kebetulan. Superglad memang terbukti super seperti band pada poin nomor 2. Band ini termasuk band indie yang sebenarnya sudah menghasilkan beberapa album, serta sering tampil di pensi-pensi. Suka Superglad awalnya karena lagu “Satu” dan “Ketika Setan Berteman” yang dulu kualitas sound-nya kurang gurih (maklum band indie). Album Cinta dan Nafsu ini hadir dengan hentakan musik yang lebih garang dibumbui dengan hal-hal porno. Hmmm… coba deh simak “Rajah Sayap Malaikat”, “Selamanya Teman, Teman Selamanya”, “Sofa Merah Percintaan” dan “Gelagat Jahat”. Aroma hardcore dan punk terasa kawin!

—————————————————————————————————————————————————————————-

4. Peterpan – Sebuah Nama Sebuah Cerita (2008)

Peterpan - Sebuah Nama Sebuah Cerita (2008)Beneran saya suka band ini, lumayan banyak inspirasi yang saya peroleh dari perjalanan band ini. Yup, band fenomenal sejuta umat. “Sebuah Nama, Sebuah Cerita” adalah kumpulan lagu hits mereka dari album pertama hingga keempat dengan nama Peterpan. Lagu-lagu dalam album ini cocok buat nostalgia dan didengar waktu sedang bercermin! Terlalu banyaknya lagu-lagu favorit di album ini, maka gak usah saya sebut dan jelaskan ya, hihi…

—————————————————————————————————————————————————————————-

5. Blink 182 – Greatest Hits (2005)

Blink 182 - Greatest Hits (2005)Sudah pasti kalau yang satu ini adalah band punk trio Amrik hebat. Ketukan drum Travis Barker selalu menampar ujung rambut hingga ujung kaki. Album ini adalah kumpulan single Blink 182 yang melegenda. Track-track favorit saya adalah “I Miss You”, “Stay Together For The Kids”, “The Rock Show”, dan “First Date”. Mark, Tom, & Travis we love you, great reunion…

—————————————————————————————————————————————————————————-

6. The Offspring – Greatest Hits (2005)

The Offspring - Greatest Hits (2005)The Offspring juga merupakan salah satu militan di dunia punk rock Amerika, tepatnya berasal dari Huntington, California. Lagu-lagu punknya lebih ceria dengan suara khas Dexter Holland yang meraung-raung. Kebetulan lagu pertama yang saya dengar dari The Offspring, “Hit That”, dimuat dalam album Greatest Hits ini. Sebuah album yang pantas untuk jamuan ketika sedang berpesta merayakan kemenangan, coba simak lagu-lagu “Come Out and Play”, “Pretty Fly”, “Original Prankster”, dan “The Kids Aren’t Allright”.

—————————————————————————————————————————————————————————-

7. Red Hot Chili Peppers – Greatest Hits (2003)

Red Hot Chili Peppers - Greatest Hits (2003)RHCP begitulah kalo nama band ini disingkat. Band beraliran funk rock yang bisa membuat hati berdebar-debar mendengar betotan bassnya Flea dipadu dengan gaya permainan gitar John Frusciante yang khas. Pertama kali mendengar lagu RHCP adalah ketika gak sengaja mendengar lagu “Give It Away” & “Californication” di sebuah acara perkemahan. Saya pun langsung terhipnotis dengan lagu-lagu RHCP, seperti yang dimuat dalam album Greatest Hits ini. Selain dua lagu di atas lagu-lagu yang patut disimak yaitu “Scar Tissue”, “Otherside”, “By The Way”, dan “My Friends”.

—————————————————————————————————————————————————————————-

8. The Cranberries – Stars: The Best of 1992-2002 (2002)

The Cranberries - Stars: The Best of 1992-2002 (2002)Jujur aja, suara tante Dolores O’ Riordan selalu membayangi pikiran saya untuk berkelana ke negara-negara Skandinavia. Band ini berasal dari Irlandia dan pernah jaya pada masanya. Pertama kali mendengar lagu The Cranberries adalah ketika lagu “Zombie” pernah dibawakan teman-teman di pagelaran seni SMP. Belakangan saya suka The Cranberries karena melihat penampilan mereka di salah satu video konsernya. Suara tenor wanita Dolores sungguh powerfull dan berkarakter. Lagu-lagu favorit yang dielu-elukan penggemarnya termuat di album kompilasi Stars: The Best of 1992-2002, seperti “Dreams”, “Linger”, “Ode to My Family”, dan “Animal Instinct”.

—————————————————————————————————————————————————————————-

9. Devildice – Army of The Black Rose (2011)

Devildice - Army of The Black Rose (2011)Saya tahu di balik sisi gaharnya, JRX adalah pribadi yang romantis nan gelap. Devildice adalah buktinya, seorang drummer yang berganti profesi menjadi penulis lirik, penyanyi, sekaligus bermain gitar di album yang kelam ini, Army of The Black Rose. Chicano Rock, begitu mereka menyebut aliran musik mereka. Saya pernah tanya ke JRX, jika album ini memang album pertama yang liriknya full berbahasa Inggris di bawah bendera major label Indonesia. Lagu-lagunya sekilas terpengaruh musik country, dengan format band yang disisipi alunan terompet iblis. Perpaduan yang sangat unik dengan penulisan lirik yang terilhami oleh nihilisme. Lagu yang membuat saya menitikkan air mata adalah ketika tracklist “Diamonds are Forever” dimainkan, duet antara JRX dan Sari Nymphea, hingga hari tak terasa sudah pagi! Aha, track-track lain yang mungkin bisa kita nikmati jika sedang sepi antara lain “Land of No Angels”, “Rock n Roll City”, dan “True”.

—————————————————————————————————————————————————————————-

10. Muse – The Resistance (2009)

Muse - The Resistance (2009)Meskipun beranggotakan tiga personel, Muse bukanlah band punk. Skill dan kemampuan musik mereka sungguh di atas rata-rata. Saya bahkan agak sulit mendeskripsikan aliran musik mereka yang penuh dengan riff-riff panjang dipadu dengan pantulan bass, serta hentakan drum yang dinamis. Saya menganggap, semua album Muse adalah hebat, tapi di album The Resistance ini, mereka banyak melakukan eksplorasi lebih. Musik jadi lebih berwarna. Lagu-lagu favorit saya di album ini yaitu “Uprising”, “Resistance”, “United States of Eurasia”, dan “Guiding Light”.

—————————————————————————————————————————————————————————-

BONUS :

11. Nirvana – Nevermind (1991)

Nirvana - Nevermind (1991)Saya hampir lupa tidak menuliskan album grunge fenomenal ini. Baru teringat ketika akan menulis tulisan ini di malam kedua. Album Nevermind milik Nirvana mungkin adalah salah satu kitab wajib bagi penggemar musik grunge. Suara sang vokalis yang bunuh diri tahun 1994, Kurt Cobain, berhasil menumbuhkan genre baru di era-era selanjutnya. Cover art album ini beberapa kali meraih penghargaan. Jika Kurt sekarang masih hidup, maka saya akan berbisik bahwa saya selalu suka lagu “Smells Like Teens Spirit”, “Come as You Are”, “Lithium”, dan “Territorial Pissing”. RIP.