Uncategorized

Peran Komunitas Online dalam Sebuah Komunitas Nyata

Komunitas online adalah sebuah komunitas yang terbentuk secara virtual (maya) di berbagai layanan internet, misalnya forum online, mailing list, atau grup-grup tertentu. Komunitas yang dimaksud merujuk pada sekumpulan anggota/user yang mempunyai hobi atau ketertarikan yang sama terhadap sesuatu hal. Tujuannya yaitu untuk saling berbagi cerita, informasi, atau pengalaman lain antar anggotanya tanpa terikat oleh waktu dan tempat. Lain halnya dengan komunitas nyata yang berarti kegiatan yang biasa dilakukan oleh kelompok tertentu untuk bertemu dan bertatap muka secara langsung antar anggotanya.

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui tingkat kedekatan atau kesolidan psikologis antar anggotanya di komunitas online jika dibandingkan dengan komunitas dunia nyata yang sejenis. Penelitian ini dilakukan kurang lebih satu minggu dengan mengambil 50 responden secara acak. Metode penelitian yaitu mengisi survey online yang tersusun atas beberapa pertanyaan yang didalamnya terdapat beberapa pilihan jawaban (multiple choice single answer).

Berikut akan disajikan laporan, hasil survey, dan analisis atas data-data yang telah dikumpulkan atas beberapa pertanyaan, yaitu :

1. Apa jenis kelamin Anda?

a. Laki-Laki

b. Perempuan

clip_image002

Pertanyaan 1 ini digunakan untuk mengetahui demografi sampel responden dalam hal jenis kelamin. Tampak dari hasil di atas bahwa perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan dari responden acak yaitu 62% : 38%. Jumlah laki-laki lebih banyak dari jumlah perempuan.

2. Berapa kisaran usia Anda sekarang?

a. Kurang dari 20 tahun

b. Lebih dari 20 tahun

clip_image002[4]

Pertanyaan 2 ini digunakan untuk mengetahui demografi sampel responden dalam hal kisaran usia. Tampak dari hasil di atas bahwa perbandingan jumlah responden yang berusia kurang dari 20 tahun dan lebih dari 20 tahun dari responden acak yaitu 22% : 78%. Jumlah responden dengan usia lebih dari 20 tahun lebih banyak dai jumlah responden dengan usia di bawah 20 tahun.

3. Apakah Anda pernah tergabung dalam suatu komunitas online?

a. Pernah

b. Tidak Pernah

clip_image002[7]

Pertanyaan 3 ini digunakan untuk mengetahui keikutsertaan responden dalam komunitas online. Sebanyak 94% responden mengaku pernah tergabung dalam suatu komunitas online, sedangkan 6% sisanya mengaku belum pernah tergabung dalam suatu komunitas online.

4. Apakah komunitas online yang Anda ikuti juga mempunyai komunitas nyata?

a. Ya

b. Tidak

clip_image002[9]

Pertanyaan 4 ini digunakan untuk mengetahui seberapa banyak sebuah komunitas nyata memiliki bentuk komunitas online-nya. Tampak dari hasil di atas bahwa sebanyak 86% responden mengatakan bahwa komunitas nyata yang diikuti mempunyai bentuk komunitas online-nya. Hanya 14% responden yang mengatakan bahwa komunitas nyata yang diikuti tidak mempunyai bentuk komunitas online-nya. Melihat hasil tersebut, berarti sebuah komunitas nyata sebagian besar telah memiliki bentuk komunitas online-nya.

5. Apakah Anda merasa nyaman dan leluasa untuk saling berbagi komunitas online tersebut?

a. Ya

b. Tidak

clip_image002[11]

Pertanyaan 5 ini digunakan untuk mengetahui tingkat kenyamanan pengguna dalam mengikuti atau sebagai anggota dari sebuah komunitas online. Sebanyak 86% responden menjawab bahwa mereka merasa nyaman dan leluasa dalam memanfaatkan komunitas online. Sisanya, 14% mengatakan tidak nyaman dan leluasa. Hal ini berarti tidak sepenuhnya sebuah komunitas online sesuai dengan kenyamanan pengguna.

6. Apakah Anda memperoleh manfaat yang lebih dari komunitas online tersebut?

a. Ya

b. Tidak

clip_image002[13]

Pertanyaan 6 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden tentang manfaat yang bisa diperoleh dari keikutsertaan dalam suatu komunitas online. Sebanyak 92% menyatakan bahwa mereka mendapat menfaat yang lebih ketika mereka tergabung di sebuah komunitas online. Sedangkan 8% sisanya, mereka menganggap tidak memperoleh manfaat yang berarti. Dengan demikian dapat diketahui bahwa sebagian besar responden memperoleh manfaat lebih ketika tergabung dalam sebuah komunitas online.

7. Apa alasan Anda mengikuti komunitas online tersebut?(pilih salah satu)

a. Sebagai pelengkap komunitas di dunia nyata

b. Sebagai media berbagi yang tidak terikat jarak dan waktu

c. Sebagai bukti bahwa Anda merupakan anggota komunitas tersebut

clip_image002[15]

Pertanyaan 7 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden tentang alasan mengikuti komunitas online. Sebanyak 16% responden beralasan bahwa keikutsertaan dalam komunitas online adalah sebagai pelengkap komunitas di dunia nyata. Sebanyak 80% responden beralasan komunitas online sebagai media yang tidak terikat jarak dan waktu. Sedangkan 4% sisanya menganggap bahwa keanggotaan di komunitas online sebagai bukti bahwa mereka merupakan anggota komunitas tersebut. Dari hasil ini dapat dikatakan bahwa pada kenyataannya sebuah komunitas online dibuat untuk memenuhi hasrat berkomunikasi yang tidak tergantung oleh jarak dan waktu, karena bisa dilakuka setiap saat, tanpa harus bertatap muka secara langsung dengan anggota lain.

8. Apakah Anda yakin bahwa, dengan mengikuti komunitas online tersebut, keakraban antar anggota menjadi semakin kuat?

a. Yakin

b. Tidak yakin

clip_image002[17]

Pertanyaan 8 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden tentang alasan mengikuti komunitas online. Sebanyak 16% responden beralasan bahwa keikutsertaan dalam komunitas online adalah sebagai pelengkap komunitas di dunia nyata. Sebanyak 80% responden beralasan komunitas online sebagai media yang tidak terikat jarak dan waktu. Sedangkan 4% sisanya menganggap bahwa keanggotaan di komunitas online sebagai bukti bahwa mereka merupakan anggota komunitas tersebut. Dari hasil ini dapat dikatakan bahwa pada kenyataannya sebuah komunitas online dibuat untuk memenuhi hasrat berkomunikasi yang tidak tergantung oleh jarak dan waktu, karena bisa dilakuka setiap saat, tanpa harus bertatap muka secara langsung dengan anggota lain.

9. Menurut Anda, mana yang lebih baik dan cocok untuk diri Anda?

a. Komunitas online

b. Komunitas dunia nyata

c. Keduanya mempunyai porsi yang seimbang

clip_image002[19]

Pertanyaan 9 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden tentang kecocokan pengguna dalam memanfaatkan sebuah komunitas berdasar preferensi pengguna. Dari hasil di atas sebanyak 10% responden berpendapat bahwa komunitas online sesuai dengan keinginan pengguna. 34% responden berpendapat bahwa komunitas nyata lebih tepat untuk mereka. Sedangkan sisanya, sebanyak 56% berpendapat bahwa keanggotaan di komunitas nyata dan online mendapat porsi yang seimbang, artinya keduanya saling melengkapi dan mempengaruhi.

10. Apakah setiap komunitas dunia nyata perlu dibuatkan bentuk komunitas online juga?

a. Perlu

b. Tidak perlu

clip_image002[21]

Pertanyaan 10 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden tentang seberapa perlu komunitas online untuk sebuah komunitas nyata. Dari hasil di atas 48% responden menjawab perlu dan 48% menjawab tidak perlu. Dengan demikian tidak setiap komunitas nyata dibuatkan komunitas dalam bentuk online-nya, tergantung keperluan dan seberapa eksis komunitas tersebut.

11. Apakah dengan adanya komunitas online akan mengurangi solidaritas di komunitas nyata?

a. Ya

b. Tidak

clip_image002[23]

Pertanyaan 11 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden tentang efek penggunaan komunitas online kaitannya dengan kesolidan/solidaritas di dalam sebuah komunitas. Sebanyak 80% responden menjawab bahwa dengan adanya komunitas online maka tidak akan mengurangi solidaritas di komunitas nyata. 20% sisanya berpendapat bahwa komunitas online akan mengurangi solidaritas di dunia nyata. Hal ini berarti komunitas online tidak banyak berpengaruh terhadap suatu komunitas nyata dalam hal solidaritas.

12. Apakah dengan adanya komunitas online akan memudahkan komunikasi antar anggotanya?

a. Ya

b. Tidak

clip_image002[25]

Pertanyaan 12 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden atas efektivitas penggunaan komunitas online dalam hal kemudahan komunikasi antara anggota satu dengan anggota yang lain. Dari hasil di atas tampak bahwa sebanyak 94% responden menganggap komunitas online akan memudahkan komunikasi antar anggotanya. Sisanya, 6% menjawab tidak setuju. Dengan demikian terbukti bahwa komunitas online dapat berfungsi sebagai pelengkap komunitas online dalam hal tukar pikiran atau komunikasi antar anggota.

13. Apakah komunitas online dapat secara efektif menggantikan kegiatan-kegiatan seperti yang dilakukan di komunitas nyata (misalnya rapat, pertemuan, gathering antar anggota)?

a. Ya

b. Tidak

clip_image002[27]

Pertanyaan 13 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden tentang efektivitas komunitas onine dalam kaitannya sebagai pengganti kegiatan tukar pendapat seperti yang dilakukan padai komunitas nyata. Dari hasil di atas tampak bahwa sebanyak 56% responden setuju bahwa komunitas online dapat menggantikan kegiatan tersebut. Sedangkan 44% responden sisanya menjawab tidak setuju . Jadi, tidak selalu sebuah komunitas hanya bergantung pada komunitas online yang ada, tetapi kadang-kadang juga pelu melakukan kegiatan secara nyata untuk menyampaikan berbagai pikiran anggotanya.

14. Apakah interaksi sosial dalam hal tatap muka antar anggota diperlukan dalam sebuah komunitas?

a. Perlu

b. Tidak perlu

clip_image002[29]

Pertanyaan 14 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden tentang perlunya interaksi tatap muka dalam sebuah komunitas. Sebanyak 88% responden setuju bahwa setiap komunitas membutuhkan interaksi tatap muka, meskipun mereka mempunyai komunitas online. Sedangkan 12% sisanya menganggap tidak perlu dilakukan interaksi tatap muka, karena dengan menggunakan komunitas online dianggap sudah cukup.

15. Menurut Anda, apakah komunitas online dapat secara efektif meningkatkan popularitas komunitas tersebut jika dibanding dengan komunitas nyata?

a. Ya

b. Tidak

clip_image002[31]

Pertanyaan 15 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden tentang efektivitas penggunaan komunikasi online dalam hal tingkat popularitas komunitas online jika disbanding komunitas nyatanya. Tampak bahwa sebanyak 64% responden setuju bahwa komunitas online diyakini dapat meningkatkan popularitas sebuah komunitas. Sedangkan 36% sisanya menjawab tidak setuju. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa keberadaan suatu komunitas online terkadang dapat meningkatkan popularitas komunitas tersebut.

16. Apa yang menjadi keunggulan utama dari sebuah komunitas online?

a. Kemudahan dalam penggunaan (tidak terikat jarak dan waktu)

b. Anggota bisa mencurahkan pendapat/pengalaman/cerita sebebas-bebasnya melalui tulisan

c. Memudahkan monitoring keaktifan anggota dalam komunitas

clip_image002[33]

Pertanyaan 16 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden tentang keunggulan utama sebuah komunitas online. Sebanyak 72% responden yang menjadi keunggulan utama sebuah komunitas online adalah penggunaan yang dapat dimanfaatkan setiap waktu dan di manapun. 26% responden menyatakan keunggulan yang lain, yaitu sebagai media untuk mencurahkan pendapat/pengalaman/cerita secara tertulis antar anggotanya. Sedangkan 2% responden sisanya menganggap keunggulan komunitas online adalah untuk memudahkan monitoring keaktifan anggota dalam sebuah komunitas.

17. Apa yang seringkali menjadi kendala dalam berkomunikasi dalam komunitas online?

a. Tidak semua anggota siap menggunakan media yang ada (koneksi internet, cara menggunakan forum online)

b. Tidak ada tatap muka antar anggota, sehingga interaksi social sedikit lebih berkurang

c. Topik yang dibahas pada komunitas online terkadang membuat bosan anggotanya

clip_image002[35]

Pertanyaan 17 ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden tentang kendala yang dirasakan ketika menggunakan komunitas online. Sebanyak 62% responden setuju bahwa kendala yang dihadapi adalah tidak semua anggota siap menggunakan media komunitas online yang tersedia. 36% responden setuju dengan kendala tidak ada tatap muka antar anggota sehingga interaksi sosial sedikit berkurang ketika memanfaatkan komunitas online. Sedangkan 2% sisanya berpendapat bahwa kendala yang dihadapi yaitu karena topik yang dibahas pada komunitas online terkadang membuat bosan anggotanya.

KESIMPULAN

Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan beberapa hal atau poin penting mengenai pengaruh komunitas nyata dengan komunitas online (untuk komunitas yang sama) dilihat dari tingkat kesolidan antar anggotanya pada kedua bentuk komunitas tersebut, yaitu sbb:

[1] Sebagian besar anggota sebuah komunitas nyata memanfaatkan komunitas online sebagai media berbagi yang nyaman dan leluasa

[2] Tidak semua komunitas nyata mempunyai komunitas online, tetapi akan lebih baik jika keduanya saling melengkapi dan dimanfaatkan

[3] Dengan adanya sebuah komunitas online, maka anggotanya akan memperoleh manfaat yang lebih besar jika dibanding suatu komunitas nyata tanpa komunitas online

[4] Keunggulan dengan adanya keberadaan komunitas online melahirkan cara komunikasi yang tidak terikat oleh jarak dan waktu, sehingga dimungkinkan untuk mempererat solidaritas antar anggota (karena sering berkomunikasi)

[5] Interaksi sosial dalam hal tatap muka secara langsung antar anggota sangat diperlukan untuk membangun komunitas yang solid, karena dengan menjalankan komunitas nyata dan online secara bersamaan dengan sendirinya akan menaikkan popularitas sebuah komunitas

[6] Masalah yang sering dihadapi dalam pemanfaatan komunikasi online justru bukan karena kurangnya interaksi tatap muka antar anggota, tetapi lebih kepada cara penggunaan dan kebiasaan dalam memanfaatkan komunitas online